Meranti – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digencarkan jajaran Polres Kepulauan Meranti. Melalui kegiatan Subuh On The Road, Pamapta Regu II turun langsung ke lapangan menyisir sejumlah titik rawan sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas serta layanan pengaduan masyarakat melalui call center 110, Senin (23/2/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti itu disebut berjalan maksimal. Selain patroli dan pengamanan, petugas juga aktif mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan layanan 110 sebagai sarana cepat melaporkan potensi gangguan keamanan.
Pelaksanaan kegiatan ini memiliki dasar hukum yang jelas, yakni Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2019 tentang Sistem, Manajemen dan Standar Keberhasilan Operasional Polri.
Dalam keterangannya, Kapolres Kepulauan Meranti Aldi Alfa Faroqi melalui perwakilannya, Ipda Maycal Jhonson L Tobing, menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan, " Berdasarakan Rencana Kerja Polres Kepulauan Meranti Tahun 2026 atas dasar Surat Perintah Kapolres Kepulauan Meranti Nomor Sprin/137/II/HUK.6.6./2026 tentang Pelaksanaan Pengamanan Subuh On The Road. Oleh Pamapta Regu II Polres Kepulauan Meranti sebanyak 7 Orang," Kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi diwakili oleh Ipda Maycal Jhonson L Tobing Pamapta Regu II Polres Kepulaian Meranti.
Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar jalur utama dan sejumlah titik rawan di Kota Selatpanjang dan sekitarnya. Rute yang dilalui meliputi Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Ahmad Yani, Jalan Teuku Umar hingga Jalan Siak.
Petugas tak hanya berpatroli, tetapi juga menyisir lokasi yang kerap menjadi titik kumpul remaja dan komunitas kendaraan bermotor, area masjid dan musholla yang melaksanakan ibadah Subuh, hingga pelabuhan dan terminal keberangkatan.
Menjelaskan pola penyisiran tersebut, Ipda Maycal menegaskan, " Kami tentunya menyisir Titik kumpul remaja dan komunitas kendaraan bermotor; Area masjid dan musholla yang melaksanakan ibadah Subuh, dan Pelabuhan, terminal keberangkatan Jalan protokol yang berpotensi digunakan untuk balap liar dari titik rawan kriminalitas dan gangguan kamtibmas dan seluruh polsek jajaran Polres Meranti juga menjalankan hal yang sama," jelasnya.
Pengamanan Subuh On The Road tidak sekadar patroli biasa. Sejumlah tindakan preventif dan preemtif dilakukan, mulai dari patroli mobile menggunakan kendaraan dinas, pengaturan lalu lintas di simpang strategis, hingga pemeriksaan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong.
Selain itu, petugas juga membubarkan kelompok remaja yang berpotensi melakukan balap liar atau tawuran, memberikan imbauan kamtibmas, serta melakukan monitoring dan pengamanan pelaksanaan ibadah sholat Subuh.
Ipda Maycal kemudian memaparkan hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut. Ia menyampaikan, " Demgan adanya Kegiatan ini tentunya Terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama pelaksanaan kegiatan, Tidak ditemukan kejadian menonjol selama patroli berlangsung,Berkurangnya aktivitas balap liar dan kerumunan remaja pada waktu subuh, dan Meningkatnya rasa aman masyarakat dalam melaksanakan ibadah dan aktivitas pagi hari,Terjalinnya komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat," jelas Ipda Maycal Jhonson L
Lebih lanjut, pihaknya menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan kegiatan agar efek preventif tetap terjaga. Kehadiran personel Polri pada jam rawan dinilai mampu memberikan efek cegah dini terhadap potensi pelanggaran.
Menutup keterangannya, Ipda Maycal menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus diperkuat dengan kolaborasi masyarakat. Ia mengatakan, "Diperlukan konsistensi dan kesinambungan pelaksanaan kegiatan agar dampak preventif tetap terjaga, Perlunya pemetaan titik rawan secara berkala untuk meningkatkan efektivitas rute patroli, Perlunya himbangun dan dukungan dari tokoh masyarakat guna memperkuat pendekatan preemtif dan preventif," tukasnya.
Dengan intensitas patroli yang ditingkatkan serta sosialisasi layanan 110, Polres Kepulauan Meranti berharap masyarakat semakin proaktif melaporkan gangguan keamanan. Sinergi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada waktu rawan menjelang dan selepas Subuh.(***)

